Image default
Agriculture Harvester and Planter

DynaFlex Draper Header 9350 AGCO Memenangkan Davidson Prize 2021

Teknologi otonom menghemat waktu, menghilangkan error, dan meningkatkan kinerja pertanian dengan memungkinkan para operator menghubungkan dan melepaskan header tanpa meninggalkan kabin.

Draper header DynaFlex 9350 AGCO dengan sistem mengaitkan header AutoDock memenangkan “Hadiah Davidson 2021” untuk keunggulan teknik pertanian.

AGCO Corporation, pemimpin global dalam desain, yang membuat dan mendistribusikan mesin-mesin dan solusi-solusi pertanian, mengumumkan bahwa draper header 9350 DynaFlex, dengan sistem AutoDock header docking untuk alat pemanen Fendt Ideal, telah dianugerahi Penghargaan bergensi Davidson 2021 karena  keunggulan teknik pertanian.

“Davidson merupakan salah satu penghargaan teknik tertinggi di bidang pertanian, dan AGCO sangat bangga atas pengakuan dari ASABE dan AEM ini. Dynaflex dengan AutoDock adalah contoh sempurna dari solusi-solusi cerdas yang sengaja dikembangkan  AGCO yang dirancang dari awal dengan mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan para petani,” kata Kevin Forth, manajer pemasaran AGCO, seperti dikutip dari laman HeavyEquip, Sabtu (6/3).

Draper header DynaFlex 9350 dengan sistem AutoDock header docking adalah header fleksibel sepanjang 50 kaki dengan sistem otomatis pertama di industri ini untuk secara efisien memasang semua koneksi mekanis, elektrik, dan hidrolik header ke mesin pemanen Fendt Ideal. AutoDock memungkinkan operator untuk menyambungkan dan melepaskan header tanpa meninggalkan kabin mesin combine harvester, langkah pertama yang diperlukan menuju otomatisasi total proses pemanenan pada masa mendatang.

Davidson Prize diberikan oleh American Society of Agricultural and Biological Engineers (ASABE) dan Association of Equipment Manufacturers (AEM) kepada tiga pemenang AE50 dengan skor tertinggi yang mewakili yang terbaik dari produk-produk baru setiap tahun. DynaFlex, bersama dengan tujuh produk AGCO lainnya, dianugerahi penghargaan AE50 pada November 2020.

“DynaFlex Header dari AGCO dengan AutoDock mewakili keragaman teknik pertanian yang terus menghadirkan teknologi canggih dan peningkatan yang menarik ke pasar. J.B. Davidson akan kagum melihat betapa canggihnya peralatan pertanian ini,” ungkap Darrin Drollinger, direktur eksekutif ASABE.

Barry O’Shea, wakil presiden dan pemimpin lini produk AGCO, setelah menerima penghargaan itu atas nama AGCO, mengatakan, “Ini adalah Penghargaan Davidson pertama dari AGCO dan kami sangat bangga atas penghargaan tersebut. Ini adalah hasil kerja keras banyak orang yang berdedikasi di AGCO, tetapi ini dimulai dengan masukan dari para petani-pelanggan kami dan kami sangat senang memberikan solusi yang membuat pekerjaan-pekerjaan mereka lebih mudah dan lebih produktif.”

Konsisten dengan fokus AGCO yang mendalam pada petani, AutoDock terinspirasi oleh survei dan wawancara dengan para pelanggan, yang dirancang untuk mengungkap kebutuhan-kebutuhan pelanggan tertentu dan mengembangkan solusi-solusi untuk mengatasinya.

AutoDock dikembangkan untuk mengurangi waktu yang dihabiskan para petani untuk memasang dan melepaskan header mereka, yang sekarang ditangani oleh produk baru ini hanya dalam lima detik. Sistem ini juga mengenali spesifikasi-spesifikasi header dan dapat secara otomatis mengonfigurasi pengaturan combine harvester, seperti dimensi header dan pengaturan sensitivitas untuk kontrol ketinggian header.

Fitur-fitur keselamatan yang disediakan oleh kemampuan otonom sistem ini berarti bahwa operator dapat membuat konfigurasi header tanpa keluar-masuk kabin, pemasangan dan pelepasan pengait dapat dilakukan tanpa bantuan, dan sambungan driveline dan hidraulik dilakukan secara otomatis. Keunggulan ini mengurangi pekerjaan yang memakan waktu, menghilangkan kesalahan, dan meningkatkan kinerja pertanian.

“Kami sangat senang dengan kemajuan teknik pertanian dan dampak positifnya terhadap kemampuan para petani untuk bekerja lebih efisien,” puji Curt Blades, wakil presiden senior bidang Pertanian AEM.

Related posts

Yanmar Mengembangkan Robot Pertanian

william

Menelusuri Kembali Jejak LiuGong di Kalimantan Barat

william

Kementerian Pertanian Serap 25.000 Ton Gabah di Jombang

william