Image default
Forestry

Prospek Jangka Panjang Pasar Mesin Forestry Positif

Pasar mesin forestry global, yang saat ini bernilai sekitar $4 miliar, diperkirakan akan melampaui $6 miliar pada tahun 2030, menurut laporan terbaru perusahaan intelijen pasar terkemuka, Fact.MR, yang dirilis baru-baru ini.  

Namun, pandemi COVID-19 telah mengganggu pertumbuhan pasar mesin industri karena lockdown yang dilakukan di berbagai belahan dunia, yang menyebabkan penurunan tajam dalam penjualan mesin-mesin kehutanan secara global.

Selain itu, investasi awal yang tinggi untuk mesin-mesin forestry menambah keruwetan karena beberapa pengguna ragu-ragu untuk berinvestasi pada mesin kehutanan baru saat ini. Persoalan ini, pada gilirannya, diperkirakan akan memicu menurunnya permintaan mesin-mesin forestry dalam waktu dekat, sebut laporan tersebut.

Rencana-rencana pembangunan untuk mendorong industri kehutanan di negara-negara utama seperti Cina dan Indonesia diharapkan dapat mendorong permintaan solusi-solusi yang relevan, seperti mesin dan peralatan kehutanan.

Selain itu, para produsen makin fokus merancang mesin-mesin untuk aplikasi-aplikasi produksi yang tinggi, operasi-operasi yang menantang, dan kondisi-kondisi medan yang ekstrim, dan upaya-upaya itu diperkirakan dapat menjadi pertanda baik bagi pertumbuhan pasar mesin forestry  selama periode perkiraan tahun 2020-2030.

Menurut Fact.MR, berdasarkan mesin, jenis alat Fowarder diperkirakan mendominasi pasar dengan pangsa besar lebih dari 38% dari total nilai pasar pada akhir periode perkiraan.

Skidder diproyeksikan akan berkembang dengan nilai CAGR 5%, dan dihargai 1,5X lebih banyak daripada mesin Buncher pada akhir tahun 2020.

Berdasarkan wilayah, Eropa diperkirakan tampil sebagai pasar mesin kehutanan yang tumbuh paling cepat, dan melampaui valuasi  pasar sebesar AS$ 2,5 M pada akhir tahun 2030.

Menurut laporan tersebut, efek pandemic COVID-19 akan memiliki implikasi jangka panjang pada pertumbuhan pasar mesin-mesin kehutanan. Diperkirakan bahwa, meskipun pandemi dapat dikendalikan, permintaan akan tetap datar karena kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Namun, prospek positif untuk mesin kehutanan di negara-negara berkembang Asia Pasifik, ditambah dengan pergeseran ke mode operasi mekanis, diproyeksikan mendorong permintaan mesin-mesin forestry pada tahun-tahun mendatang.

Pabrikan-pabrikan terkemuka fokus memperkenalkan produk-produk baru untuk memperluas basis pelanggan mereka dan mendapatkan keunggulan kompetitif atas pemain-pemain lain. (Sumber: Fact.MR)

Related posts

Proses Penyerapan Karbon Dengan Carbonator 6050

william

John Deere kembangkan software TimberManager untuk masukkan data dari Waratah H-16 Measuring System

william

JCB Rayakan Tonggak Bersejarah Produksi Backhoe ke-750.000

william